Langsung ke konten utama

Postingan

Nggak tau mau dikasih judul apa

Postingan terbaru

Mati

Aku tak ingin mati, tapi aku juga tak ingin hidup seperti ini... Aku hanya ingin rasa sakit ini mereda... Aku hanya ingin suara di kepalaku menghilang... Aku ingin berhenti berpura-pura, kalau aku baik-baik saja... Aku ingin merasa berharga... Aku ingin beristirahat, tanpa harus merasa bersalah lagi...

Balasan dariku, Untuk diriku

Untuk diriku, kuharap engkau masih mau mencoba...  Untuk diriku, kuharap engkau bisa menjaga diri...  Untuk diriku, kuharap engkau pantang menyerah...  Untuk diriku, kuharap engkau mampu merelakan...  Untuk diriku, kuharap engkau untuk tetap tersenyum... Untuk diriku, kuharap engkau belajar untuk mencintai... Untuk diriku, kuharap engkau bangkit lagi dan lagi... 

Surat dariku, Untuk diriku

Untuk diriku yang mencintai Tuhannya, Maafkan aku jika aku masih sering lalai atas panggilan-Nya. Aku tahu niatku kuat, tapi langkahku kadang goyah. Aku masih belajar, dan aku tahu Tuhanku Maha Menerima siapa pun yang ingin kembali. Aku berjanji akan terus mencoba, meski jatuh, aku akan bangkit lagi. Untuk diriku yang mencintai orang tuanya, Maafkan mereka atas luka yang mereka tinggalkan—bukan karena mereka pantas, tapi karena aku layak bebas dari kepahitan. Mereka tidak sempurna, dan aku pun bukan. Tapi aku bisa memilih untuk tidak membawa luka itu ke masa depan. Aku memilih melepaskan, agar aku bisa mencintai tanpa beban. Untuk diriku yang terjebak di masa lalu, Berhentilah menyiksa dirimu dengan kemungkinan yang belum tentu terjadi. Masa depan akan datang, dan aku akan menyambutnya dengan rencana, bukan ketakutan. Aku tidak harus tahu segalanya sekarang. Aku hanya perlu melangkah satu demi satu, bertanya saat butuh, dan percaya bahwa diriku cukup. Untuk diriku di masa depan, Relaka...

Keluh Kesah Kehidupan Kampus

Pernah berpikir kenapa kampus begitu membosankan seperti ini? Ya, itulah yang dinamakan kampus. Mungkin kamu merasa mirip dianiaya ketika menjalani keseharian seperti ini. Tapi ingat, menjalani kehidupan seperti ini sebenarnya juga penting untuk persiapan di dunia nyata.  Lagipula kampus itu tempat belajar, jadi sudah pasti tidak menyenangkan. Kampusmu mungkin terkenal, tapi yang namanya kampus pasti juga memiliki masalah yang sama dengan kampus lain. Kalaupun kamu bosan dengan suasana seperti ini, itu tandanya kamu damai dan bahagia. Hal itu normal, apa yang salah dengan normal?  Kembali ke topik, mahasiswa itu sering keliru kalau kampus itu tempat dimana mereka berharap sesuatu yang menyenangkan atau mengejutkan terjadi, bukan tempat belajar.   Ada kalanya kamu berpikir "Kampus lain pasti lebih menyenangkan" Tapi percayalah, itu cuma khayalanmu. Kamu seperti seorang bocah yang iri dengan apa yang orang punya.  Meski temanmu berkata kalau temannya berkuliah di ...

Apa saja hal-hal yang tidak disukai orang tua?

     Dalam studi kodomologis paling rumahan, dijelaskan bahwa salah satu misteri terbesar umat manusia bukanlah orang yang selalu bilang "Pinjam dulu seratus" , melainkan "A pa sih yang paling diinginkan orang tua dari anaknya?" . Fenomena di masyarakat luas ini pun kerap muncul dalam bentuk kontradiksi logika yang akan membuat kita sebagai anak geleng-geleng kepala. 1. Saat kamu pergi keluar rumah      Tindakan keluar rumah—yang secara sosial dipandang sebagai bentuk interaksi dan kemandirian—oleh orang tua justru dipandang sebagai bentuk pembangkangan. “Mau ke mana? Rumah ini bukan tempat singgah!” Padahal, kamu cuma ke Alfamart beli sabun mandi. Ironisnya, sabun itu mereka yang suruh beli. 2. Saat kamu hanya diam dirumah      Ketika kamu memutuskan untuk menjadi anak rumahan yang antisosial tapi aman dari dosa jalanan, tetap saja tidak diterima. “Di rumah terus, gak punya teman?” Ini adalah bentuk paradoks eksistensial: ke luar salah, di r...